Anatomi Tubuh Manusia
Gambar anatomi tubuh manusia

Manusia diseluruh dunia memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda antara satu sama lain, namun setiap manusia itu pasti memiliki anatomi tubuh manusia yang sama. Maka, pembahasan menarik kita kali ini adalah tentang struktur dan anatomi tubuh manusia.

Tujuan membuat postingan ini adalah untuk memberikan informasi tentang bagaimana struktur dan susunan tubuh manusia sebenarnya, sehingga kita bisa mengetahui bahwa sitem organ tubuh kita seperti itu. Sebelum kita bahas tentang anatomi, yuk kita lihat dulu pengertian dari anatomi itu apa.

Apa itu Anatomi Tubuh?

Anatomi adalah kata serapan dari bahasa Yunani, didalam bahasa Yunani disebut dengan “ana” dan “Tome”. Ana itu artinya penguraian, sementara Tome adalah memotong. Jadi, arti dari anatomi secara ilmiah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajaari tentang struktur dan organ tubuh manusia.

Anatomi tubuh manusia terbagi dalam dua bagian aatau dua tingkatan. Tingkataan ini disebut dengan tingkat mikroskopik dan makroskopik. Pada tingkat mikroskopik di sebut dengan histologi dan pada tingkat makroskopik di sebut dengan gross anatomi.

A. Histologi atau mikroskopik

Tingkat mikroskopik adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang struktur tubuh manusia secara mikro dengan menggunakan bantuan alat mikroskop. Biasanya, hgal mikro yang di pelajari ini adalah tentang jaringan tubuh makhluk hidup. Jadi, bisa dikatakan bahwa histologi adalah ilmu yang mempelari tentang jaringan tubuh.

B. Gross Anatomi atau Makroskopik

Jika histologi adalah mempelajari tubuh bagian yang terkecil dengan bantuan mikroskop, maka makroskopik atau gross anatomi adalah mempekajari struktur tubuh manusia yang besar-besar dengan menggunakan mata telanjang. Dalam tingkatakan ini ada dua model pembelajaran tentang anatomi tubuh yaitu pendekatan sistemik dan pendekatan regional.

– Dengan pendekatan regional

Pendekatan regional maksudnya adalah mempelajari struktur tubuh berdasarkan pembagian kepada beberapa bagian tubuh seperti are kaki, area perut, area tangan, area pergelangan tangan, area leher dan lain-lain.

– Pendekatan sistemik

Pada pendekatan sistemik, pembelajaran tentang anatomi tubuh manusia berdasarkan pembagian pada beberapa sistem organ tubuh. Masing-masing sistem organ ini mempunyai fungsi yang berbeda dalam mensupport berfungsinya tubuh. Sistem organ ini juga di tunjang oleh organ lainnya sehingga setiap sistem mempunyai relasi yang cukup bagus. Berikut beberapa sistem organ tubuh yang patut kita ketahui.

  • Sistem rangka,
  • Sistem saraf
  • Sistem integumen
  • Sistem urin
  • Sistem otot
  • Sistem kardiovaskular
  • Sistem pencernaan
  • Sistem pernapasan,
  • Sistem endokrin
  • Sistem imunitas
  • Sistem reproduksi

Semua sistem organ ini mempunyai fungsi yang berbeda namun semuanya di dukung oleh organ lain. Untuk memahami dengan benar tentang anatomi tubuh manusia, berikut kita lihat lebih jauh tentang setiap sistem organ ini.

1. Sistem rangka

sistem rangka dalam anatomi tubuh manusia
Sistem rangka dalam anatomi tubuh manusia

Rangka adalah bagian tubuh yang sangat urgen sekali dalam fungsinya. Diantara fungsi rangka adalah menunjang pergerakan tubuh, memproduksi sel darah, membentuk postur tubuh, menyimpan kalsium, dan meregulasi endokrin. Ini semuanya sangat vital dalam mempertahankan kelangsungan hidup.

Tulang tidak berdiri sendiri, namun dalam keberadaannya selalu di dukung oleh organ lain sehingga tulang atau rangka bisa berfungsi denga baik. Rangka atau tulang individu manusia sebanyak 206 tulang dan masing-masingnya di dukung oleh ligamen, tulang rawan atau kartilago, otot, dan tendan. Rangka-rangka tersebut di bagi dalam dua bagian yaitu rangka aksial dan rangka appendikular.

Rangka aksial adalah rangka yang membentang sepanjang garis tengah tubuh manusia, dan rangka ini sebanyak 80 tulang meliputi tulang iga, tulang bagian tengkorak, tulang vertebral, tulang dada, hyoid, dan ossicles pendengaran.

Sementara rangka satu lagi yaitu appendikular, rangka ini terdiri dari 126 tulang yang terdiri dari tulang-tulang bagian dada, tulang-tulang bagian pelvis, tulang bagian bawah dan tulang bagian atas.

2. Sistem saraf

Saraf yang ada dalam tubuh berfungsi untuk mengumpulkan, mengirim, memproses semua informasi. Sistem saraf dalam tubuh terbagi dua yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer. Yang tergolong dalam sistem saraf adalah sel-sel saraf, cairan cerebrospinal, sumsum tulang belakang, meninges, otak, neuroglia, dan kelima panca indera manusia.

3. Sistem integumen

Sistem integumen adalah sistem dalam organ manusia yang paling luas dan besar. Yang tergolong dalam sistem integumen adalah kulit, kuku, reseptor saraf, kelenjar, dan rambut. Kulit adalah bagian dari tubuh yang bertugas menjaga dan melindungi tubuh dari berbagai serangan luar seperti penyakit, bahan kimia, radiasi, sinar matahari dan sinar ultraviolet.

Kulit manusia sendiri terdiri dari tiga lapisan yaitu dermis, epidermis, dan hipodermis. Kuku dan rambut adalah bagian dari ekstensi kulit yang berfungsi untuk menguatkan kulit dan melindunginya dari kerusakan lingkungan. Sementara keringat, minyak, dan lilin di hasilkan dair kelenjar pada kulit yang di sebut dengan kelenjar eksokrin.

4. Sistem urin

Bagian tubuh atau organ yang tergolong dalam sistem irin adalah ginjal, kandung kemih, ureter, dan uretra. Fungi organ ginjal adalah menyaring darah dari limbah dan kemudian menghasilkan limbah yang di buang sebagai urin. Sementara ureter berfungsi sebagai media untuk menmgalirkan air seni menuju kandung kemih, jadi kandung kemih adalah tempat penampungan urin sementara sebelum kemudian di keluarkan dari tubuh.

Ketika kandung kemih sudah penuh dengan air kencing atau urin, maka saraf yang ada di kandung kemih akan mengirim pesan ke otak. Otak akan memerintah tubuh untuk membuang air kemih melalui uretra dan uretra ini terdapat atau terletak di bagian genital.

Baca juga: Manfaat Cuka Apel

5. Sistem otot

Sistem otot dalam anatomi tubuh manusia

Selanjutnya dalam mempelajari anatomi tubuh manusia kita perlu tentang sistem otot. Otot memiliki fungsi yang cukup penting hampir sama seperti rangka yaitu dalam menggerakkan tubuh seperti berlari, duduk, makan, tertawa, bicara, dan beragam kegiatan lainnya yang dilakukan secara sadar.

Otot pada tubuh manusia di bagi dalam beberapa bagian yaitu visceral, cardiac, dan skeletal. Otot visceral adalah jenis otot paling lembek seperti yang terdapat pada usus, perut, dan otot pada pembuluh darah, otot ini juga disebut otot tak sadar karena ia di kendalikan oleh otak dalam keadaan manusia tidak menyadarinya.

Otot jantung adalah otot yang hanya ada pada jantung saja dan ini termasuk juga dalam otot tak sadar karena sama seperti pembuluh darah yang di kendalikan oleh otak pada bawah sadar. Sementara otot skeletal adalah jenis otot sadar yang di kendalikan secara kita sadari, otot juga berfungsi untuk menggerakkan tubuh seperti pada rangka.

6. Sistem kardiovaskular

Selanjutnya, dalam gross anatomi ada sistem kardiovaskular. Sistem kardiovaskular adalah sistem sirkulasi darah keseluruh tubuh. Jadi, sistem kardiovaskular ini memiliki fungsi yaitu memompa darah keseluruh bagian tubuh dan sistem ini terdiri dari pembuluh darah, jantung dan darah itu sendiri.

Sistem kardiovaskular berkaitan dengan kekebalan tubuh, namun tanpa berfungsi dengan baik, maka tubuh tidak bisa bergarak alias mati. Dalam mengalirkan darah keseluruh tubuh, ada banyak nutrisi yang dialirkan, hormon, gizi, dan oksigen yang penting untuk fungsi organ tubuh.

7. Sistem pencernaan

Sistem pencernaan pada anatomi tubuh manusia

Sistem pencernaan adalah sistem yang bekerja dalam melancarkan saluran pencernaan tubuh. Jadi, pencernaan adalah salah satu sistem yang ada dalam gross anatomi lewat pendekatan sistemik.

Saluran pencernaan yang ada dalam tubuh manusia adalah mulai dari mulut sebagai organ pertama yang di lewati makanan, termasuk gigi, lidah, faring, esofagus, kemudian lambung, usus halus, dan usus besar. Sistem pencernaan ini bertugas untuk memproses makanan demi mendapatkan pasokan gizi dan nutrisi dari makanan tersebut yang nanti diserap oleh tubuh lewat sistem pencernaan ini. Hasil akhir dari pencernaan ini adalah berupa limbah atau kotoran yang tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh.

8. Sistem pernapasan

Selanjutnya, ada sistem pernapasan yang termasuk dalam anatomi tubuh manusia. Tugas penting dari sistem pernapasan adalah memasukkan oksigen kedalam tubuh dan mengeluarkan karbondioksida. Pada sistem pernapasan ada tiga organ yang berperan penting, ini adalah paru-paru, otot-otot pernapasan dan paru-paru.

Sementara saluran pernapasan atau jalan yang di lalui oleh oksigen atau napas adalah hidung, mulut, faring, laring, trakea, bronkus, dan bronkiolus. Udara dari luar yang di hirup melalui hidung akan masuk ke paru-paru lewat saluran pernapasan tadi. Sementara otot pernapasan adalah otot diafragma dan otot interkostal.

9. Sistem endokrin

Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa kontrol saluran yang menghasilkan hormon-hormon yang di salurkan ke seluruh tubuh. Sistem endokrin terdiri dari kelenjar-kelenjar tubuh, serta hormon yang di hasilkannya. Diantaranya sistem endokrin adalah kelenjar tiroid, kelenjar pituitari, kelenjar paratiroid, pankreas, kelenjar adrenal, ovarium, dan testikel.

Kelenjar tersebut menghasilkan banyak hormon yang berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh, fungsi jaringan tubuh, suasana hati, metabolisme tubuh, sistem reproduksi dan aktivitas tidur seseorang.

10. Sistem imunitas

Sistem imunitas kerap hubungannya dengan sistem limfatik sehingga sistem ini juga di sebut sistem limfatik. Fungsi dari sistem imunitas adalah menjaga tubuh dari serangan penyakit, virus, bakteri dan jamur serta zat lainnya yang berbahaya bagi tubuh. Jadi, sistem limfatik ini mendukung terhadap kekebalan tubuh atau sistem imunitas.

Organ yang termasuk dalam sistem limfatik adalah sistem kapiler, pembuluh darah, nodus dan lain-lain. Salah satu fungsi sistem limfatik adalah mengangkut sel-sel darah putih yang dikatakan juga dengan limfa atau limfosit. Berbagai penyakit yang masuk kedalam tubuh akan di lawan oleh cairan limfa yang ada dalam tubuh manusia. Karena kerja limfa seperti ini, maka hubungannya dengan sistem imunitas tidak dapat di pisahkan.

Baca juga: Manfaat Yakult untuk Kesehatan Manusia

11. Sistem reproduksi

Terakhir, sistem gross anatomi atau sistem sistemik adalah sistem reproduksi. Pada manusia sama seperti pada hewan yaitu ada dua jenis reproduksi. Ini adalah sistem reproduksi pria dan sistem reproduksi wanita. Kedua memiliki perbedaan berhubungan dengan sistemnya namun kedua sistem reproduksi ini saling bekerja sama sehingga bisa menghasilkan, hasil inilah yang disebut keturunan. Keturunan ini adalah fungsi dari sistem reproduksi pada kedua jenis manusia, pria dan wanita.

Sistem reproduksi pada laki-laki adalah skrotum, testis, kelenjar s3ks, saluran sperma, dan penis. Sementara sistem reproduksi pada wanita adalah ovarium, rahim, vulva, saluran telur, vagina, payudara dan kelenjar susu.

Itulah sekilas tentang pengertian anatomi tubuh manusia, termasuk pengertian anatomi pada mikroskopik atau tingkat makroskopik. Baik dengan menggunakan pendekatan histologi atau gross anatomi atau Makroskopik. Semoga artikel ini mampu memberikan sedikit manfaat untuk semuanya.