bismillah sebelum shalat
Hukum membaca bismillah sebelum shalat

Sholat adalah perbuatan perbuatan dan perkataan-perkataan yang di mulai dengan takbiratul ihram (yaitu Allahuakbar) dan di akhiri dengan salam (yaitu assalamualaikum warahmarullah) dengan syarat-syarat dan rukun-rukun yang telah di tetapkan. Itulah pengertian shalat menurut ilmu fiqh. Jadi, shalat itu adalah perbuatan baik dan terpuji.

Sering kita mendengar dari sebahagian orang ketika memulai shalat mereka mengucapakan Ta’awwuz yaitu A’uzubillahiminasy-syaithaanirrajim atau membacakan basmallah yaitu Bismillahirrahmaanirrahiim. Nah, yang menjadi pertanyaan, apakah bismillah itu disunnatkan ketika akan shalat atau tidak?

Bismillah Sebelum Shalat

Sebenarnya, shalat memang benar perbuatan baik dan terpuji bahkan perbuatan wajib di kerjakan. Namun, berbicara tentang bismillah, kita tidak disunnatkan membacanya ketika hendak shalat atau ketika akan melafadhkan takbiratul ihram.

Alasanya adalah karena perbuatan shalat itu sudah ada permulaannya sendiri. Syara’ sudah menetapkan bahwa shalat itu di mulai dengan takbiratul ihram bukan dengan bismillah. Maka ketika hendak takbiratul ihram atau hendak sholat kita tidak lagi disunnatkan membaca bismillah.

Dalam kitab Kitab Fatawa Isma’il Zain disebutkan bahwa:

فإن الشارع جعل لها مبدأ وهو تكبيرة الإحرام فلا تسن البسملة قبلها

Artinya: “Sesungguhnya syari’ (Allah) menjadikan bagi shalat permulaan, permulaannya adalah takbiratul ihram, maka tidak disunntakan basmallah sebelum shalat.”

Memang ada hadist yang menyatakan bahwa setiap perbuatan baik itu sunnat di mulai dengan Bismillah karena jika tidak di mulai dengan bismillah maka perbuatan tersebut kurang barakahnya. Bunyi hadistnya adalah sebagai berikut:

كل أمر ذي بال لايبدأ فيه بسم الله الرحمن الرحيم فهو أبتر

Artinya: “Apa saja urusan yang mempunyai kepentingan dalam agama yang tidak di mulai dengan bimillahirrahmanirrahaim, maka perbuatan atau urusan itu puntung atau kurang berkahnya.”

Lantas, bagaimana dengan hadist di atas?

Hadist ini menunjukkan bahwa sesuatu yang sunnat di awali dengan bismillah itu adalah perbuatan-perbuatan yang tidak di mulakan oleh syari’ dengan hal tertentu seperti takbiratul ihram untuk shalat. Namun jika perbuatan tersebut sudah ada ketentuan dalam syara’ untuk di mulai dengan hal tertentu maka tidak lagi disunnatkan untuk membaca bismillah ketika mengawalinya.

Contohnya adalah shalat, syara’ sudah membuat ketentuan bahwa sholat itu di mulai dengan tabiratul ihram, maka tidak lagi disunnatkan untuk membaca bismillah pada awalnya.

Baca juga: tata cara shalat jenazah

Namun demikian, bukan berarti ini sebuah larangan untuk membaca bismillah. Jika seseorang membaca bismillah ketika hendak shalat tidak serta merta itu menjadi haram karena tidak ada larangan untuk itu. Namun, perlu kita pahami adalah kita tidak disunnatkan membaca bismillah pada awal shalat karena sudah di tentukan untuk di mulai dengan takbiratul ihram.