pengertian ekosistem makhluk hidup

Pengertian ekosistem – Sebelum kita mengulas lebih jauh tentang ekosistem, terlebih dahulu kita perlu tahu tentang arti dan pengertian ekosistem. Dengan pemahaman ini di harapkan kita lebih mudah dan cepat dalam memahami ulasan dan paparan tentang ekosistem itu sendiri.

Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi (interaksi) yang terbentuk secara timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Bisa juga dikatakan bahwa pengertian ekosistem adalah suatu kesatuan makhluk hidup yang berada dalam satu tempat yang saling memiliki pengaruh antara satu sama lain.

Ekosistem adalah sesuatu yang berbeda antara satu dengan lain, misalnya ekosistem pantai, ini adalah kesatuan makhluk hidup di pantai yang saling membutuhkan atau mempengaruhi. Ada ekosistem laut, ekosistemm sungai, ekosistem danau, ekosistem payau, ekosistem hutan dan lain-lain.

Jadi, dalam suatu ekosistem memiliki penghuni yang berbeda antara satu dengan yang lain. Dalam artikel ini kita lihat ulasan tentang ekosistem dan komponen-komponennya. Namun sebelumnya, kita lihat dulu pengertian ekosistem berdasarkan pendapat para ahli atau pakar.

Daftar Isi Artikel

Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli

Ekosistem memiliki kaitan dan hubungan serta menjadi bagian dari suatu lingkungan. Pengertian ekosistem juga bermacam-maacam namun kesemuanya memiliki kesamaan dan substansi yang hampir sama. Berikut kita lihat pengertiannya satu persatu berdasarkan pendapat para ahli.

1. A.G. Tansley (1935)

Ia mengatakan bahwa ekosistem adalah sebuah unik ekologi yang didalam unit tersebut terdapat fungsi dan juga struktur. Arti struktur dalam unit tersebut adalah terdapat keragaman sspesies.

Jika spesiesnya semakin variasi atau memiliki tingkat keanekaragaman tinggi maka di sebut struktur komplek. Sementara maksud FUNGSI dalaam ekosistem adalah sesuatu yang berkaitan dengan energi, siklus materi dari komponen-komponen ekosistem.

2. Menurut Woodbury (1954)

Selanjutnya kita lihat maksud ekosistem dari pandangan Woodbury. Ia mengatakan bahwa ekosistem itu adalah suatu tatanan kesatuan secara komplek dalam sebuah daerah yang didalamnya ada habitat, tumbuhan dan binatang. di sebut sebagai sebuah unik kesatuan utuh. Artinya semuannya bisa menjadi bagian dari siklus alliran energi dan materi.

3. Menurut UU Lingkungan Hidup tahun 1997

Pengertian ekosistem mmenurut UU Lingkungan hidup tahun 1997 adalah sebuah tatanan kessattuan cara yang terbenttuk begitu utuh dan universal (menyeluruh) antar semua spesies dalam lingkungan hidup yang saling mempengaruhi ssastu sama lain. Unsur lingkungan hidup bisa berupa komponen biotik atau abiotik.

Jadi, keseluruhannya terstruktur dan tidak bisa berdiri sendiri, tidak bisa hidup sendiri, semuanya saling ketergantungan, saling berinteraksi dan tidak bisa di pisahkan.

4. Menurut Odum (1993)

Ekosistem menurut Odum adalah seperangkat unit fungsi yang terdaapt dalam suatu ekologi yang didalamnya mencakup organisme dan lingkungan. Maksud dari lingkungan adalah abiotik dan biotik, dimana keseemua saling memiliki hubungan dan ketergantungan.

5. Menurut Soemarwoto

Pengertian ekosistem menurut Soemarwoto adalah suatu sistem ekologi yang terjadi dan terbentuk oleh adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan tempat tinggalnya.

Suatu organnisasi dalam ekosistem di sebut dengan sistem karena terdiri dari komponen-komponen dan fungsinya yang terorganisir dengan baik. Setiap komponen didalamnya bisa melakukan hubungan timbal balik.

Komponen-Komponen Ekosistem

Komponen komponen ekosistem
Komponen komponen ekosistem

Komponen ekosistem adalah unsur pembentuk ekosistem yang tidak bisa di lepaskan dari ekosistem itu sendiri. Jika tidak, maka ekosistem tidak terbentuk. Nah, artinya setiap kita mengatakan ekosistem tentu ada komponen penyusun didalamnya sehigga sebuah ekosistem itu terbentuk. Komponen-komponen itu terdiri dari komponen hidup dan komponen mati (tak hidup).

Dua komponen penyusun ekosistem ini disebut juga dengan komponen biotik dan komponen abiotik. Biotik adalah kompponen hidup dan abiotik adalah komponen tak hidup. Kemudian, setiap komponen tersebut memiliki penghuni yang berbeda juga. Berikut kita perhatikan penjelasan lebih jelas lagi.

1. Komponen biotik

Maksud dari komponen biotik adalah bagian ekosistem yang terdiri dari benda hidup aataau makhluk hidup. Biotik itu sendiri artinya “hidup”.

Sebuah ekosistem tidak akan ada tanpa didalamnya ada makhluk hidup. Alasannya adalah karena makhluk hidup ini butuh rantai makanan yang akan mengolah alam disekitarnya sehingga terbentuk rantai makanan.

Dari sini kita pahami bahwa komponen biotik sangat penting dalam sebuah ekosistem karena tanpanya, sebuah ekosistem tidak akan terbentuk. Karena penyebab terbentuknya ekosistem adalah adanya rantai makanan dan ini terbentuk dari lingkungan biotik atau komponen biotik.

Beberapa contoh komponen biotik adalah manusia, tumbuhan, hewan dan mikroorganisme atau makhluk pengurai. Yuk kita lihat uraian dari contoh kompinen biotik.

1. Organisme Autotrof atau produsen

Organisme autotrof adalah komponen ekosistem yang juga disebut dengan prosen. Mereka bisa menghasilkan makanan sendiri bahkan membuat makanan bagi makhluk lain. Cara pembuatan makanan adalah dengan menyerap senyawa-senyawa dan zat anorganik dan di ubah menjadi organik melalui kinerja yang di sebut dengan fotosintesis.

2. Organisme Heterotrof atau konsumen

Contoh komponen ekosistem biotik selanjutnya adalah organisme heterotrof atau disebut dengan konsumen. Ini berbeda dengan organisme yang bisa membuat makanan sendiri. Organisme heterotrof tidak bisa membuat makanan sendiri bahkan ia makanan untuk keperluan dirinya sendiri.

Jadi, dimana mereka akan mendapatkan makanannya? Organisme heterotrof akan mendapatkan makanan dari produsen atau organisme autotrof, bahkan sebahagian mereka akan saling memangsa sesama mereka yang heterotrof. Kesimpulannya adalah organisme terotrof memanfaat organisme autotrof sebagai bahan makanan dan sumber enrginya untuk bisa bertahan hidup.

Contoh dari oranisme heterotrof ini adalah manusia dan hewan atau disebut dengan pemakan semuanya atau omnivora dan ada juga pemakan tumbuh-tumbuhan atau herbivora serta pemakan daging yang disebtu dengan karnivora.

3. Pengurai atau dekomposer

Organisme pengurai atau dekomposer adalah jenis organisme selanjutnya yang ada dalam sebuah ekosistem. Tugas mereka adalah mengurai sisa makhluk hidup yang sudah mati baik dari heterotrof atau autotrof.

Singkatnya, mereka pengurai atau dekomposer adalah makhluk hidup atau organisme yang mengubah materi organk menjadi anorganik melalui suatu proses yang di sebut dengan dekomposisi.

Peranan dekomposer atau organisme pengurai sangat penting dalam keberlangsungan makhluk hidup karena merekalah yang menyebabkan adanya rantai makanan yang tak terputus. Contoh organisme pengurai adalah ganggang, bakteri, jamur, cacing, dan lain-lain.

2. Komponen ekosistem abiotik

Ini adalah komponen kedua yang menyusun terbentuknya ekosistem makhluk hidup. Jika maksud dari komponen biotik adalah makhlujk hidup maka maksud dari abiotik adalah komponen tak hidup.

Baca juga: Sampah Organik dan Anorganik

Komponen abiotik adalah unsur atau komponen mati (benda mati) yang berada dalam ekosistem dan ia juga mempengaruhi keberlangsungan hidup makhluk hidup.

Contoh-contoh komponen ekosistem abiotik adalah suhu, air, sinar matahari, udara, angin, serta kelembapan udara dan lain-lain.

Itulah pengertia ekosistem, komponen-komponen yang menyusunnya dan penjelan masing-masing serta contoh komponen-komponen terbentuknya ekosistem.

Baca juga: Sumber Daya Alam: Pengertian, Jenis-Jenis