Film Religi Terbaik Indonesia

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak didunia sudah seharusnya memproduksi film film religi terbaik yang mengajarkan bangsa ini terhadap nilai dan keagamaan. Indonesia sudah selayaknya memiliki banyak film regili terbaik sebagai bahan konsumsi masyarakatnya. Namun kita masih melihat bahwa bangsa besar ini masih banyak memproduksi hiburan-hiburan yang kadang kurang mendidik.

Dalam artikel ini kami telah memilih setidaknya 20 film religi yang menurut kami bagus dan layak dijadikan sebagai bahan tontonan. Film berikut adalah semuanya hasil kreasi anak bangsa yang tumbuh di negara terbesar populasi muslimnya. Semoga bisa menghibur anda sekalian, namun yang lebih penting bukan huburan tetapi makna dalam film tersebut atau pesan yang ingin disampaikan.

Daftar Film Islami Indonesia Layak Tonton

1. Film Sang Kiyai (2013)

Film Sang Kiyai
film religi terbaik

Ini adalah sebuah film perjuangan yang di bungkus dengan bingkai Islami. Film yang menceritakan tentang perjuangan tokoh agama tanah air K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. Wahid Hasyim, dan para santrinya ini pernah masuk seleksi Oscar 86 untuk kategori Best Foreign Language. Dalam film ini, K.H. Hasyim Asy’ari dan K.H. Wahid Hasyim serta santri berjuang melawan Jepang dan sekutunya dalam menjajah bangsa Indonesia.

2. Negri 5 Menara (2012)

film Negri 5 Menara
film religi terbaik

Film religi ini menceritakan tentang 6 santri yang berasal dari latar belakang kehidupan yang tidak sama, namun perbedaan ini tidak menjadi alasan bagi cita-cita mereka. ^ santri ini kemudian disatukan oleh satu cita-cita yang sama yaitu “bisa menaklukkan dunia”.

Satu hal yang ingin di angkat oleh film ini adalah bagaimana kita bisa sukses memperjuangkan impian. Ini tak lain kecuali dengan bermodalkan satu keyakinan yaitu “yakin bisa meraihnya”. Beberapa tempat yang menjadi setting film negri 5 menara ini adalah pondok pesantren Modern Darussalam Gontor, pesantren Ponorogo Jawa timur, Sumatra barat, bandung, dan london, Inggris.

3. Mencari Hilal (2015)

film religi mencari hilal

Mencari hilal adalah sebuah film religi yang menceritakan tentang perjalanan hidup seorang ayah dengan anaknya yang selalu berbeda pendapat, baik dalam hal agama, pola pikir atau dalam hal tradisi sehingga sering kali antara keduanya sering terjadi pertengkaran dan percekcokan.

Film religi terbaik ini akan menggiring anda untuk menemukan sosok ayah yang tata beragama, patuh terhadap tradisi dan seorang anak yang bandel dan keras kepala yang selalu berbentur dengan sang ayah. Ini adalah karya Ismail Basbeth, disini anda akan menemukan berbagai isu-isu terbaru yang kemudian di sikapi oleh agama.

4. 3 hati dua dunia, Satu Cinta (2010)

3 hati dua dunia, Satu Cinta

Selanjutnya, film islami terbaik yang cocok kamu nonton adalah “3 hati dua dunia, Satu Cinta” yang keluar tahun 2010 lalu. Film religi ini menceritakan tentang percintaan antar agama. Memang, selalu menarik di tonton manakala sersinggungan dengan cinta beda agama. Soalnya, hal seperti ini banyak terjadi di masyarakat.

Film ini dibintangi oleh Reza Rahardian, Laura Basuki dan Arumi Bachsin, jika kamu sedang memiliki kasus yang sama dalam percintaan kamu, tiada salahnya kamu menonton film ini dan melihat apa kesimpulannya.

5. Ada Surga di Rumahmu (2015)

Ada Surga di Rumahmu

Jika dirumahmu ada surga kenapa harus jauh-jauh mencari surga itu, setidaknya itulah maksud dari film yang di adaptasi dari buku karya Ustad Alhabsyi ini. Film ada cinta di rumahmu ini mencerita tentang seorang yang sedang berada di persimpangan hidupnya. Ia sedang di hadapakan pada dua persoalan antara mengabdi pondok pesantren tempat ia menimba ilmu agama dulu atau pergi jauh mengejar mimpinya menjadi seorang artis.

Bagi kamu yang memiliki background pesantren sepertinya cocok untuk menonton film ini dan mengetahui bagaimana bersikap ketika engkau di hadapkan oleh cita-cita yang berbeda dengan latarbelakang pendidikanmu.

6. Assalamualaikum Beijing (2014)

Assalamualaikum Beijing, film islami

Film religi ini di adopsi dari novel karya novelis ternama Asma Nadia. Film yang tayang tahun 2014 ini adalah sebuah cerita tentang perjalanan cinta yang sangat rumit. Dari film ini kamu bisa mengambil banyak pengalaman dan ilmu pengetahuan agama. “Assalamualaikum Beijing” juga bisa memanjakan mata kamu dengan suguhan banyak pemandangan indah di China.

7. Surga Yang tak Dirindukan (2015)

Film ini mungkin salah satu film yang banyak di benci wanita, soalnya film ini juga berkaitan dengan poligami. Film terbaik Indonesia ini di perankan oleh Pras (Fedi Nuril) dan Arini (Laudya Cynthia Bella). Mereka hidup dengan bahagia bersama satu anaknya yang bernama Nadia (Sandrinna Skornicki).

Arini adalah seorang istri yang sangat setia dan mengabdikan dirinya untuk keluarganya, sementara suaminya Pras adalah sosok lelaki yang baik, setia dan sangat mencintai isteri dan keluarganya. Namun, semua kisah indah, bahagia yang mereka jalani ini berubah seketika ketika Pras bertemuan dengan seorang wanita yang kecelakaan. Wanita ini bernama Meirose (Raline Shah), silahkan di tonton untuk mengetahui kisah selanjutnya.

8. Perempuan Berkalung Sorban (2009)

Berikutnya, film religi terbaik Indonesia adalah film “perempuan berkalungkan sorban” yang tayang tahun 2009 lalu. Ini adalah film yang menceritakan tentang seorang wanita muda yang mempersoalkan hal-hal kuno dan tradisional yang dianggapnya mengungkung kaum wanita. Film Perempuan Berkalungkan Sorban ini sempat kontroversi karena dianggap melawan dengan ajaran Islam konservatif yang masih di praktekkan di beberapa temapt di Indonesia.

Sebenarnya, film yang di bintangi oleh Revalina S. Temat dan Oka Antara menceritakan tentang kehidupan seorang perempuan masa kini dan pola pikirnya terhadap dunia.

9. 99 Cahaya di langit Eropa (2013)

Ini adalah film yang menceritakan tentang tentang peninggalan sejarah Islam masa lalu di Eropa. Dalam film yang di bintangi oleh Aca Septriasa ini setidaknya bisa kita ambil pelajaran bahwa Islam dalam penyebarannya tidak perlu dengan kekerasan namun dengan ilmu pengetahuan.

Cerita dalam film ini adalah lewat kisah hidup sepasangan insan yang mengaruhi bahtera kehidupannya di negeri orang. Mereka adalah Hanum dan Rangga, sebuah keluarga yang menimba ilmu pengetahuan di negeri orang dan menjalani kehidupan minoritas sebagai pemeluk Islam. Film ini adalah hasil adopsi dari novel karya Hanum, Rais, dan Rangga Almahendra.

10. Ketika Cinta Bertasbih (2009)

Ketika Cinta Bertasbih adalah sebuah film religi yang di ambil dari novel karangan Habiburrahman el-Syirazy. Pembuatan film ini tidak main-main, mulai dari chasting untuk memilih pemerannya hingga syuting hingga ke Mesir untuk mendapatkan nuansa yang sama seperti dalam Novel.

Semua itu di lakukan untuk bisa mendapatkan hasil yang memuaskan dan maksimal sehingga penonton bisa merasakan apa yang mereka rasakan saat membaca novel luarbiasa itu. Jadi, wajar jika film ini mendapatkan sambutan yang luarbiasa bahkan mendapatkan tontonan yang luarbiasa banyaknya.

11. Ku Kejar Cinta ke Negri China (2014)

Ini adalah film yang di bintangi Ridwan Imam Fadli (Adipati Dolken) dan kekasihnya Widya (Nina Zatulini). Imam Fadli tidak lulus dari sekolahnya sehingga disebut sebagai mahasiswa abadi. Namanya “Imam” sangat islami namun nyaris tidak pernah shalat. Sementara kekasihnya Widya adalah adik kelasnya sendiri yang sudah duluan lulus kuliah bahkan sudah kerja. Sudah empat tahun mereka kenalan, Widya sudah tidak sabar menanti karena Imam tak kunjung lulus sekolah sementara Imam juga merasa kecewa dengan WIDYA karena ia selalu harus berpakaian seksi ketempat kerja.

Namun kemudian, ketika Imam menemani sahabatanya ke kelenteng Sam Po Khong, ia mulai tertarik dengan wanita lain yaitu seorang wanita muslim dari Tiongkok.

12. Hafalan Surat Delisa (2011)

Ini film religi terbaik dengan alur cerita yang lain. Dalam film ini mengisahkan seorang anak perempuan bernama Delisa yang berusaha keras untuk mengngat setiap hafalannya agar sukses di ujian sekolah hanya karena mengharapkan hadiah dari orang tuanya. Namun, semua harapan delisa pupus dan dan hancur saat secara tiba-tiba gelombang Tsunami datang mengahncurkan kampungnya. Tak hanya itu, kejadian alam ini membuat ia harus berpisah dengan ibunya.

Film religi yang di garap Soni Gaokasak ini sempat menjadi HIT saat di tayang di bioskop dan termasuk salah satu film tanah air yang suskes mendulang penonton dan laris tahun 2011.

13. Ayat-Ayat Adinda (2015)

Selanjutnya, film islami terbaik Indonesia adalah Ayat-Ayat Adinda yang tayang tahun 2015. Dalam film ini mengisahkan tentang seorang anak gadis yang memiliki suara merdu yaitu Adinda (Tissa Biani), namun suara emas ini tidak mudah membuat ia menjadi salah satu anggota dalam group Kasidah.

Alasan di balik semua itu adalah Ayahnya Faisal (Surya Saputra), Ayahnya tegas melarang Adinda untuk menjadi salah saut dari tim kasidah, ia meminta adinda untuk fokus pada sekolahnya. Hal lain yang menjadi tantangan hidup mereka adalah hidup yang berpindah-pindah setiap saat dan mereka selalu diu kucilkan di tempat di mana mereka menetap. Akhirnya, Adinda paham tentang keluarganya yang seperti itu, keluarganya di anggap sesat oleh orang lain namun Adinda belum paham tentang makna sesat itu.

14. Cinta Suci Zahrana (2012)

Ini adalah film lain yang layak di tonton. Film yang dibintangi oleh Meida Safira dan Miller Khan ini menceritakan tentang kisah seorang wanita cerdas dan pandaai yang terus mengejar karirnya. Zahrana termasuk seorang wanita cerdas yang bisa menyelesaikan pendidikan tekniknya dengan cermelang di dua universitas ternama yaitu ITB dan UGM. Bahkan, ia terkenal dengan kemapuannya sehingga diundang oleh universitas di China untuk menyampaikan pidato ilmiahnya.

Sukses dalam karir, tetapi bukan segala yang membahagiakan baginya karena ia ternyata memiliki kisah asmara yang tak begitu indah. Ini diketahui dari usianya yang terus menua namun belum juga menikah. Bagi kamu yang pingin tahun bagaimana lika liku perjalanan hidup zahrana si cerdas ini dalam hal asmara, simak filmnya.

15. Alif lam Mim (3) (2015)

Alif lam Mim

Ini adalah film yang berkisah tentang masa depan Indonesia. Film ini mengambil setting tahun 2036 dimana saat itu Indoensia sudah menjadi negara yang berubah dari banyak hal. Baik dari segi pemerintahan atau dari sisi agama. Ini benar-benar berbeda dari film lainnya, karena menjadi film dystopian pertama yang menggambarkan bagaimana kondisi Indonesia 20 tahun mendatang dan ini hasil karya anak negeri.

Tak tanggung-tanggunng, proses pembuatan film ini melibatkan banyak artis seperti Tika Bravani, Agus Kuncoro, Abimana Aryastya, Prisia Nasution, Arswendy Nasution, Cornelio Sunny, Donny Alamsyah, Cecep Arif Rahman dan Vendi Solaiman.

Terlepas dari semua yang baru dan dianggap bagus, menurut kami film ini memang tidak bisa di putar di Indonesia yang penduduknya memiliki nilai agama yang baik. Film ini seakan-akan meremehkan agama. Padahal agama Islam hanya mengajarkan kebaikan. Sehingga jika ada kejahatan, itu bukan agama tapi oknum. Mengatakan “agama hanya bikin kacau” ini sudah sebuah hal yang tidak baik.

16. ? (2011)

Tanda tanya atau “?” adalah sebuah film garapan Hanung Bramantyo yang banyak pengetahuan dan pengalaman didalamnya. Salah satunya adalah tentang pentingnya tolesransi beragama. Lebih cocok dikatakan, film tanda tanya ini menggambarkan tentang perbedaan keyakinan sesuai dengan agama masing-masing. Semua hal ini dilukiskan dalam karakter setiap pemain film tersebut.

17. Ayat-Ayat Cinta (2008)

Ayat-Ayat Cinta rilis tahun 2008 lalu dan termasuk film yang fenomenal. Masalahnya, film yang dibintangi oleh Fedi Nuril ini mengangkat isu poligaami. Maka, teentu sangaat banyak yang penasaran dengan ingin menontonnya terutama kaum hawa. Fedi Nuril bersama dengan dua isterinya Rianti Cartwright dan Carissa Putri sukses mendapatkan banyak perhatian penonton.

Ayat Ayat Cinta juga merupakan film yang di adaptasi dari novel terkenal Habiburrahman El Shirazy dengan judul yang sama. Film ini menginspirasikan banyak penonton untuk bisa menjadi seperti Fahri, seorang pemuda cerdas yang kemudian berhasil mendapatkan beasiswa al-Azhar. Namun, menurut kami film ini masih banyak kekurangannya dal;am akting yang mengakibatkan hasilnya masih kurang seperti dalam novel. Orang yang membaca novel bisa menerang jiwanya kemana-mana namun tidak dengan film ini terutama mungkin karena latarbelakangnya.

18. Haji Backpacker (2014)

Haji Backpacker, film religi

Ini satu lagi film bagus yang membuat kami tak berkedip menontonnya. Haji Backpacker yang rilis tahun 2014 kemaren adalah film yang menceritakan tentang Mada (Abimana Aryasatya) yang hidup dan di besarkan di lingkungan taat beragama. Ia kemudian harus menahan malu dengan penghulu dan tamu undangan akibat hari penikahannya yang memilukan. Pada acara pernikahannya dia tahu bahwa calon isterinya Sophia (Dewi Sandra) membatalkan pernikahannya.

Akbat dari ini semua, kemudian kehidupan Mada berubah dan ia pergi dari rumah tanpa arah tujuan yang jelas. Sejak ini ia pun jarang shalat bahkan ketika ia tah ayahnya meninggal, ia tidak mau melakukan shalat ghaib. Kekecewaan yang tak sepatutnya ini membuat kehidupan ia berubah seratus delapan puluh derajat. Namun, perjalanannya sebagai backpacker mengelilingi banyak negara termasuk Arab membuat hatinya terbuka dan kembali b erubat hingga ia menunaikan hajinya.

19. Dibawah lindungan Ka’bah (2011)

Sebenarnya, film berjudul dibawah lindungan ka’bah ini lebih kepada sebuah film romantis. Namun sisi religi menjadi bumbu pemanis dan penguat film yang di bintangi Hanny R. Saputra ini. Ini adalah film yang di ambil dari novel buya hamka yang berjudul dibawah linndungan ka’bah tahun 1978. Dalam film ini menceritakan kisah antara Hamid dan Zainah, keduanya berasal dari keluarga yang berbeda, dimana yang satu kaya dan satu lagi miskin. Hamid di sekolahkan oleh Ayah Zainab dan ibu hamid bekerja sebagai pembantu di rumah Zainab. Pertemuan yang sering terjadi di rumah zainab membuat keduanya saling jatuh cinta. Namun, ibu hamid melarang anaknya untuk mencintai zainabb karena berbeda ekonomi serta di bayangi utang jasa ayahnya yang mneyekolahkan Hamid.

Lanjutan dari kisah ini, Hamid di usir dari kampunya karena dianggap telah menyentuh Zainab. Akhirnya, Hamidpun berkelana hingga Makkah dan menunaikan Ibadah haji yang selalu di impikan. Sementara Zainab tetap menjaga setiap janjinya untuk tidak menikah kecuali dengan hamid yang dicintainya. Endingnya, ketika Zainab meinggal dan berita ini sampai ke hamid, maka hamidpun yang pada waktu itu berada di depan ka’bah meninggal karena mendengar berita meninggalnya sang kekasih.

20. Sang Pencerah (2010)

Satu lagi film religi terbaik Indonesia, Sang Pencerah: demikian judulnya adalah film yang mengangkat kisah perjuangan seorang ulama pendiri Muhammadiyah K.H Ahmad Dahlan. Ahmad Dahlan muda bernama Darwis, ketika pulang dari tanah suci kemudain Darwis mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan yang dibintangi Lukman Sardi. Setelah lama belajar di Mekah, Ahmad Dahlan merasa susah dengan pelaksanaan syariat di tanah air yang dianggap melenceng dan sesat.

Dengan berbekal sebuah kompas, Ahmad Dahlan menunjukkan arah kiblat Masjid Besar Kauman yang selama ini diyakini ke arah ka’bah di sebelah barat ternyata salah, melainkan mereka selama ini menghadap ke Afrika. Hal ini secara spontan membuat para pemuka agama distu meradang termasuk imam Masjid Agung Kauman, Kyai Penghulu Cholil Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo). Ahmad dahlan yang baru lima tahun belajar agama ini kini telah membuat banyak gaduh dan menyalahkan ibadah orang pribumi yang sudah berabad-abad.

Setelah naik haji pertama ketika muda, kemudian setelah mendirikan organisasi Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan kembali menunaikan ibadah haji.

Itulah beberapa film religi atau islami terbaik Indonesia yang baik di tonton. Namun beberapa film diantara menyebabkan kontroversi di tengah bmasyarakat termasuk film Alif Lam Mim 3. Maka, untuk menontonnya sebaiknya ada yang memandu seperti orang tua sehingga anak-anak tidak salah mengambil keputusan.